Selasa, 19 April 2011

Pengalaman mengikuti TOEFL ITP

Sebenarnya saya sudah beberapa kali mengikuti TOEFL ITP. Yang saya ingat betul adalah TOEFL ITP saat masuk kuliah untuk menentukan keikutsertaan dalam mata kuliah Bahasa Inggris. Mahasiswa dengan skor TOEFL ITP otomatis mendapat nilai A untuk kuliah Bahasa Inggris dan diperbolehkan tidak menghadiri sesi kuliahnya.

TOEFL ITP kedua yang saya ikuti adalah TOEFL ITP dalam rangka seleksi penerimaan calon pegawai Bank Indonesia (BI). Tes yang ini peruntukannya jelas. Peserta dengan skor TOEFL ITP yang bagus (saya agak lupa batas bawah skornya) akan diperbolehkan mengikuti seleksi tahap selanjutnya.

Selain dua tes tersebut, ada beberapa tes Bahasa Inggris lainnya yang pernah saya ikuti. Tes-tes Bahasa Inggris ini saya ikuti saat melamar pekerjaan. Tes-tes tersebut merupakan bagian dari rangkaian seleksi pelamar pekerjaan seperti halnya di seleksi penerimaan calon pegawai BI di atas. Hanya saja tes-tes Bahasa Inggris ini berbeda dengan TOEFL ITP.

TOEFL ITP itu khas. Lewat TOEFL ITP itu kemampuan Bahasa Inggris kita diuji dari sisi kemampuan mendengar dan mencerna percakapan dalam Bahasa Inggris (Listening Comprehension), pengetahuan akan struktur tulisan dalam Bahasa Inggris (Structure and Written Expression), dan kemampuan membaca dan mencerna artikel singkat dalam Bahasa Inggris (Reading Comprehension). Tes-tes bahasa Inggris lain umumnya hanya menguji pengetahuan vocabulary, grammar, dan kemampuan mencerna artikel dalam Bahasa Inggris.

TOEFL ITP kali ini saya ikuti dalam rangka memenuhi persyaratan untuk mengajukan beasiswa. Program beasiswa tersebut mengharuskan saya menyertakan bukti skor TOEFL ITP di atas 500. Alhamdulillah saya menemukan tempat pelaksanaan tes TOEFL ITP, yaitu di ILP Pancoran. Biaya untuk mengikuti TOEFL ITP di ILP Pancoran adalah Rp. 285.000. Kenapa harus di Pancoran? Menurut informasi dari ILP, ILP Pancoran (kantor pusat) adalah satu-satunya ILP yang menyelenggarakan TOEFL ITP.

Pelaksanaan tes TOEFL ITP di ILP Pancoran dilaksanakan bila memenuhi kuota peserta. Alhamdulillah kuota itu terpenuhi untuk pelaksanaan tes pada tanggal 2 April 2011 (Sabtu). Waktu pelaksanaan tes itu adalah waktu yang tepat bagi saya karena masih ada waktu 2 minggu sampai batas waktu penyerahan berkas persyaratan beasiswa. Kenapa 2 minggu? Karena skor TOEFL ITP hanya bisa diambil paling cepat 1 minggu (sepertinya 5 hari kerja) dari tanggal pelaksanaan tes. Jadi 2 minggu adalah waktu yang relatif aman bagi saya.

Pada kenyataannya, 2 minggu adalah pilihan yang tepat. Pertama, hasil tesnya tertunda. Saya baru bisa mengambil hasil tesnya pada hari Senin, 11 April 2011, padahal saya mengharapkan hasilnya bisa saya ambil pada hari Jumat, 8 April 2011. Kedua, proses "legalisir"-nya lebih lama dari yang saya bayangkan. Rupanya TOEFL ITP tidak mengenal istilah "legalisir". Kalau kita butuh tambahan laporan skor TOEFL ITP yang legal, maka kita harus mengajukan permohonan Additional Score Report. Setelah mengajukan permohonan ini, kita harus menunggu 2-3 hari sebelum hasilnya dapat kita ambil. Biayanya adalah Rp. 100.000.

Additional Score Report adalah laporan skor tes TOEFL ITP yang sama persis dengan laporan skor tes TOEFL ITP yang saya terima dari ILP Pancoran. Jadi istilah "legalisir" itu tidak ada untuk laporan skor TOEFL ITP. Kalau kita butuh tambahan laporan skor yang legal, Additional Score Report ini yang diakui; bukan fotokopi legalisir. Alhamdulillah tidak ada keterlambatan dalam mengurus Additional Score Report. Jadi saya masih sempat mengurus dan menyerahkan berkas persyaratan beasiswa dengan lengkap.

Versi ringkas dari bacaan melelahkan di atas adalah sebagai berikut:
  1. ILP Pancoran melaksanakan TOEFL ITP. Hubungi instansi terkait untuk waktu pelaksanaan.
  2. Biaya untuk mengikuti TOEFL ITP di ILP Pancoran adalah Rp. 285.000.
  3. Laporan skor TOEFL ITP dapat diambil paling cepat 1 minggu (atau mungkin 5 hari kerja) setelah pelaksanaan tes.
  4. Tambahan laporan skor TOEFL ITP dapat diperoleh dengan mengajukan permohonan Additional Score Report. Permohonan dapat diajukan ke instansi pelaksana tes atau IIEF (www.iief.or.id).
  5. Biaya untuk mendapatkan Additional Score Report adalah Rp. 100.000.
  6. Additional Score Report dapat diambil paling cepat 2 hari kerja setelah mengajukan permohonan.

57 komentar:

  1. Kereen... terima kasih atas infonya, sy mau mengajukan Indonesia English Language Study Program (IELSP) tapi wktunya mefet kurang 5 hri dri tanggal tes.

    Salam sukses selalu!

    BalasHapus
  2. apakah TOEFL ITP dari ILP ini berlaku untuk pengajuan beasiswa ke luar negeri?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sepertinya berlaku. Beasiswa yang saya apply menggunakan TOEFL ITP itu sendiri adalah beasiswa ke Korea yang disponsori KOICA. Tapi mungkin kebijakan ini relatif terhadap masing-masing lembaga pemberi beasiswa.

      Hapus
  3. assalamu alaikum wr.wb. Mas, mo nanya nih. Kira2 jangka waktu sertifikat (masa berlaku) TOEFL itu berapa lama yah? Terima kasih atas jawabannya...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yang saya tahu, TOELF ITP itu sendiri tidak punya masa berlaku. Hanya saja umumnya instansi yang meminta kita menyerahkan TOEFL ITP (misalnya sebagai syarat lamaran kerja atau beasiswa) mensyaratkan TOEFL ITP yang diambil maksimal 2 tahun sebelumnya.

      Semoga membantu.

      Hapus
    2. terima kasih atas jawabannya.. Sukses selalu.. :)

      Hapus
    3. Sama-sama. Terima kasih sudah mampir. :)

      Hapus
  4. Assalamualaikum wr.wb.
    PAk saya mau tanya soal additional score report. saya sudah menanyakannya di tempat saya melaksanakan tes TOEFL ITP.tapi mreka menyatakan kalo mereka tidak lagi mengurusi soal additional score dan menyarankan saya untuk menghubungi IIEF. MAsalahnya saya gak tinggal di jakarta, di kota saya pun tidak ada lembaga seperti IDP,ILP dsb. SAya sudah email ke iief tp bermingu2 blm d balas. apa bapak punya informasi bagaimana untuk mendapatkan score report ini?
    Terimakasih sebelumnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wa'alaikumsalam wr. wb.

      Saya juga waktu itu ngurus langsung ke IIEF Jakarta. Saya gak pernah urus Additional Score Report di tempat lain. Sudah coba telpon? Dulu waktu saya mengurus sih saya kontak IIEF via telpon dan selalu direspon dengan baik.

      Hapus
  5. Selamat siang Pak, kalau sekarang biaya test toefl di ILP brapa ya ? soalnya saya paling deket ke ILP pancoran, terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kurang tahu, Mas/Mbak. Prediksi saya sih, kalaupun naik, tidak akan jauh dari 285 ribu rupiah seperti yang saya cantumkan di atas.

      Hapus
  6. Menurut informasi dari ILP, ILP Pancoran (kantor pusat) adalah satu-satunya ILP yang menyelenggarakan TOEFL ITP

    bedanya apa sm yg diselenggarakan oleh AMINEF http://www.aminef.or.id/index.php dan LBA LIA bos?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terakhir saya tau sih sama aja, Mas. Semuanya (ILP, AMINEF, LIA) sama-sama TOEFL yang levelnya "institutional". Tapi tetep aja sih sebaiknya pas mau daftar itu pastikan dulu kalau tes yang ditawarkan itu memang yang institutional. Jangan sampai salah persepsi.

      Khusus untuk ILP memang cuma di Pancoran aja yang menyelenggarakan tes ini. ILP-ILP cabang lain gak menyediakan layanan ini. Saya juga gak tau kenapa.

      Hapus
  7. ada no tlp yg bisa dihubungi?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Telpon ILP ya? Saya udah lupa. Monggo googling, Mas/Mbak Anonim. Maaf kalau kurang membantu.

      Hapus
  8. Selamat pagi pak.
    Saya juga mau daftar beasiswa. Cuma saya rencananya mau legalisir fotokopiannya saja ke notaris. Apa menurut bapak yang diakui itu cuma dan wajib Additional Score Report saja, atau tergantung persyaratan msg2 instansi pemberi beasiswa?
    Saya baca juga di artikel lain sih, institusi penyelenggara TOELF ITP udah ga ngurusin "legalisir" sertifikat lagi. Jd saya pikir pengesahan ke notaris oke2 saja.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tergantung persyaratan, Mas. Waktu saya mengurus beasiswa di KOICA (lewat kantor), ternyata saya hanya cukup menyerahkan fotokopi Score Report-nya; gak perlu pakai Additional Score Report segala. Kalau untuk legalisir, sebaiknya tanyakan ke panitia pengurus penerimaan beasiswa terkait. Kalau tidak memungkinkan, saya rasa legalisir notaris pun tidak masalah.

      Semoga sukses mendapatkan beasiswanya.

      Hapus
  9. Horas Bro.
    Gue gak kenal sama lu, dan lu gak kenal gue ja, jadi intinya gue panggil bro aje ye.
    Ok Bro?

    Additional Score Report itu atas permintaan peserta ujian ya???

    BalasHapus
  10. Siang pak Syafrudin, saya baru di jakarta, dari uki ke ILP pancoran, naik apa ya??? dikarenakan saat ini lagi banyak orang ujian toefl prediction untuk CPNS (saya salah satu nya), ILP pancoran tidak menjawab telp, saya harus datang kesana langsung.. Mohon info nya pak, naik busway bisa ga ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waduh, saya biasanya naek motor. Kurang tahu kalau dari UKI ke ILP Pancoran itu naek apa. Tapi kalau naek Transjakarta itu paling deket ya turun di Pancoran. Abis itu naek bus apa aja ke arah Pasar Minggu. Itu saja yang bisa saya bantu.

      Hapus
  11. Mas mau tnya donk.Test yang disebutkan, di ILP Pancoran berlaku ga, untuk Apply VIsa ke Australia

    BalasHapus
    Balasan
    1. Untuk hal itu saya kurang tahu. Mohon maaf.

      Hapus
  12. Maaf, mau tanya. TOEFL di ILP bisa digunakan sebagai sertifikat penerimaan mahasiswa di perguruan tinggi nggak ya? trims :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Umumnya yang menentukan bisa atau tidaknya sertifikat TOEFL ITP itu dipakai adalah institusi yang terkait. Jadi dalam hal ini lebih baik ditanyakan langsung ke perguruan tinggi yang dituju. Semoga membantu.

      Hapus
  13. Siang saya baca komentar anda katanya anda ngambil beasiswa ke korea melalui KOICA yah? Kalo saya boleh tau KOICA itu apa yah? Terus dmn saya bisa tau persyaratan apa aja yang dibutuhkan untuk melamar beasiswa tersebut? Karena kebetulan saya ingin mencari beasiswa S2 ke korea selatan khususnya seoul untuk tahun ini (2014) .. dan yang saya tau cuman beasiswa dari KGSP (korean government scholarship program)
    Mohon infonya mengenai beasiswa dari KOICA atau kalau anda berkenan boleh saya minta email anda untuk pertanyaan lebih lanjut mengenai beasiswa ke korea?
    Terima kasih banyak sebelumnya ^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sudah sempat membaca tulisan saya "Menunggu Tawaran Beasiswa Berikutnya", ya? KOICA itu kepanjangan dari Korean International Cooperation Agency. Dari kepanjangannya terlihat bahwa lembaga ini merupakan salah satu perpanjangan tangan Korea Selatan dalam menjalin kerja sama dengan negara lain; salah satunya dalam bentuk beasiswa. Untuk info lengkapnya, coba googling "koica indonesia".

      Saya justru baru dengar program KGSP itu. Memang saya sendiri tidak terlalu aktif mencari beasiswa, bahkan informasi beasiswa dari KOICA itu saya dapatkan langsung lewat kantor saya. Berhubung urusan KOICA ini sudah berlalu hampir 3 tahun yang lalu, saya tidak terlalu ingat persyaratannya. Yang saya ingat adalah skor TOEFL ITP harus di atas 500 untuk ikut program beasiswa tersebut. Selebihnya adalah persyaratan administrasi yang kemungkinan besar berlaku khusus di kantor saya.

      Hanya itu saja yang bisa saya sampaikan.

      Hapus
  14. Oh begitu
    Kalo saya ngambil toefl ibt anda tau ga berapa score minimal yang harus saya capai?
    Terima kasih banyak sblmnya atas infonya nanti saya akan gooling koica indonesia :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Untuk skor minimal iBT itu saya kurang tahu, tapi mungkin bisa dicoba googling "how to convert ibt to pbt". Tadi saya coba googling kayaknya ada beberapa link yang bisa dijadikan acuan. Semoga membantu dan... selamat googling lagi. :)

      Hapus
  15. Siang pak, mau tanya. Kalo d ilp ini toeflnya bs buat cpns ga ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau yang diminta itu TOEFL ITP, setahu saya bisa.

      Hapus
  16. Pak Amir, apakah memang istilah legalisir utk sertifikat TOEFL tdak ada?? Karena banyak kampus yg persyaratanny ada yg berbunyi " fotokopi sertifikat harus dilegalisir oleh institusi penerbit"

    BalasHapus
    Balasan
    1. Menurut pengalaman saya sih begitu. Saat saya minta "legalisir", saya hanya dikasih opsi Additional Score Report sebanyak 3 lembar.

      Hapus
  17. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  18. Salam...
    Apakah klo kita mengikuti ujian toefl itp, kita bisa automatic dpt sertifikatnya ?
    Karna saya butuh sertifikat utk melamar beasiswa k Brunei Darussalam

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yang dimaksud dengan sertifikat itu apa ya? Yang saya terima setelah ujian hanya selembar (kecil) laporan yang berisi nilai hasil ujian saya. Laporan nilai hasil ujian itu memang menjadi hak peserta ujian. Jadi, otomatis kita terima setelah selesai mengikuti ujiannya.

      Hapus
  19. Ass. Malem pak Amir. mau nanya. Soal sertifikat TOEFL ITP. kira2 sertifikatnya itu jadi selangberapa hari setelah ujian yaa?? makasih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wa'alaikumsalam.

      Maaf telat balas, tapi jawaban dari pertanyaannya sudah ada dalam tulisan di atas. :)

      Hapus
  20. Sebelum sertifikat itp kita jadi, apa kita boleh mengajukan additional score report pak?? atau harus nunggu sertifikatnya jadi terlebih dahulu??

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau tidak salah, saya sendiri mengajukan additional score report itu sebelum saya mengambil score report aslinya. Jadi saat itu saya mengambil score report sekalian dengan additional score report yang saya minta. Semoga informasi ini masih valid ya. Saya sendiri sudah agak lupa.

      Hapus
  21. tumpang tanya...
    Kalo mau ke ILP Pancoran ntu gmn ya? stasiun atau halte busway terdekat dr situ ap?
    trs naek kendaraan aplg kalo dr stasiun atau halte terdekat itu buat ke ILP? mkash

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halte Transjakarta terdekat itu setahu saya di Pancoran. Dari Pancoran bisa naik angkutan umum apa saja yang jalan ke arah Pasar Minggu atau Kalibata. Itu yang saya tahu.

      Hapus
  22. mas, mau nanya prosedur lengkap untuk legalisir atau minta additional score report itu seperti apa? apakah harus datangke iief? saya membutuhkan untuk pemberkasan cpns. disitu tertera disuruh membawa sertifikat asli dan legalisir. dan batas waktunya hanya sampai pekan depan. apakah masih bisa terkejar? mohon informasinya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Informasinya sudah ada di atas, Mas.

      Hapus
  23. Mas kalau tahun ini masih harus dipusat kah tes nya?
    terus kalau di ilp ada speaking test nya ga saat toefl test? Kan kalau di lia ada jadi saya mau tau toefl di ilp ada speaking test atau ga ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya gak tau. Saya sendiri sudah lama tidak ikut TOEFL ITP. Kalau di ILP, saat saya ikut serta, tidak ada speaking test. Bukan hanya di ILP, setahu saya semua TOEFL ITP, terlepas dari lembaga yang menyelenggarakannya, memang tidak ada speaking test. Mungkin yang diselenggarakan di LIA itu TOEFL yang bukan tipe ITP.

      Hapus
  24. maaf mas mau tanya,,,
    apakah dengan mengurus additional score,,dapat menambah skor toefl itp kita?
    trima kasih,,,

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yang dimaksud "additional score report" hanya sebatas tambahan laporan skor. Hal ini perlu diurus bila kita membutuhkan lebih dari 1 lembar laporan skor. Jadi mengurus "additional score report" itu tidak ada hubungannya dengan skor TOEFL ITP kita.

      Hapus
  25. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus
  26. Pak Amir, untuk pelaksanaan Toefl ITP di ILP berapa lama waktu berkalanya? Apa ada setiap minggu, dan bisa dilakukan dihari kerja (senin-jumat)?
    Thx before for infonya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya lupa, Mbak. Seingat saya setiap minggu ada dan pelaksanaannya di hari Sabtu. Sudah 4 tahun yang lalu, Mbak. Saya tidak terlalu yakin. Akan lebih baik kalau ditanyakan langsung ke ILP, Mbak.

      Hapus
  27. Assalamualaikum mas... batas nilai toefl ITP yang bisa dikeluarkan additional score report nya berapa ya mas?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wa'alaikumsalam. Setahu saya tidak ada batas nilai dalam pembuatan additional score report. Selama kita mau mengurus permohonannya, report tersebut akan dibuatkan untuk kita.

      Hapus
  28. ass.pak amir..aku mau tanya ni...apa beda test toefl biasa sm test toefl itp?....trus sekarang banyak test toefl online,kira2 itu resmi atau tidak?....kalau persyaratan bea siswa toefl itp apa memang bayak kursus yang ngadain?....thanks

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wa'alaikumsalam.

      Tes TOEFL biasa itu maksudnya yang seperti apa ya? Setahu saya tes TOEFL itu ada 2 jenis, yaitu Internet Based Test (IBT) dan Paper Based Test (PBT). TOEFL PBT itu yang lebih umum dikenal dengan nama Institutional Testing Program (ITP). TOEFL ITP memang diselenggarakan oleh banyak lembaga kursus, tapi tidak semua lembaga kursus menyelenggarakannya. Silakan pastikan kembali mengenai jenis-jenis TOEFL ini ke ETS (www.ets.org) atau ke lembaga kursus terkait. Setahu saya, selama sebuah tes didukung oleh ETS, tes itu pasti resmi.

      Hapus
  29. Salaam.. Saya mau tanya saudara Amir, misalkan penyelenggara beasiswa mensyaratkan TOEFL iBT, saya sendiri lulusan SMA yg ingin apply bea ke Brunei, lalu apakah materi tes dan standarisasi score utk yang akan mengambil program sarjana dan pasca sarjana adalah sama? Krn menurut saya stlh baca buku paduan TOEFL, materinya semua ttg lecture di perkuliahan dan lbh appropiate utk pasca sarjana. Terimakasih =)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya baru tahu kalau TOEFL iBT lebih cocok ke perkuliahan atau khususnya pasca sarjana. Saya sendiri belum pernah ikut iBT; hanya pernah ikut PBT. Untuk PBT sepertinya bersifat umum (tidak spesifik ke jenjang pendidikan mana pun). Setahu saya standar materi dan skor untuk PBT itu berlaku umum. Justru saya merasa aneh kalau standar materi dan skornya dibedakan karena TOEFL itu digunakan untuk mengukur kemampuan berbahasa Inggris secara umum. Saya berasumsi hal itu berlaku untuk semua jenis TOEFL.

      Hapus